fbpx
Tempat semua cerita tertulis dan bermuara di ujung dunia…

Authorshofi

Aku Harus Bagaimana?

A

Aku harus bagaimana?
Ketika debar itu kian terasa
Ketika api rindu berpijar dalam dada
Ketika angin cinta berhembus tanpa terasa

Aku harus bagaimana?
Ketika rasa ini tak dapat diterka
Ketika rasa yang tak disangka
Kian menggebu di dalam dada

Apakah aku kan berdosa?
Jika hatiku terus menyimpan rasa?
Pabila rindu ini kian menggelora?
Namun, aku bisa apa?

Bisakah aku menolaknya?
Mampukah aku menghindarinya?
Sanggupkah aku membunuhnya?
Sekali lagi aku bertanya, aku harus bagaimana?

Pamekasan, 19 okt 2019

Si Mata Biru

S

Teruntuk dirimu,
Sesosok makhluk gagah bermata biru,
Yang senyumnya mengalahkan getar semeru
Menggetarkan sebuah titik di pojok hatiku

Menenggelamkan logikaku begitu dalam
Tenggelam dalam tatapmu yang kelam
Begitu anggun laksana langit malam
Begitu indah bak lentera pualam

Sinar matamu hinggap di lubuk hati
Menerangi titik kecil dalam nurani
Menaungi perlahan bak kanopi
Menguntai nada cinta dalam sepi

Oh, ya rabbi..
Rasa apakah ini?
Mengapa senyumnya begitu menawan hati?
Mengapa tatapnya begitu menghipnotis diri?

Aku menunduk pilu
Ya tuhanku, maafkan aku…
Tak seharusnya aku memupuk rindu..
Ia haram untuk kurindu..

Duhai makhluk bermata biru..
Di atas sini aku memandangmu..
Menahan rindu yang menerjang dadaku..
Melawan semerbak rasa yang mencakar hatiku…

Pamekasan, 22 februari 2020

Tempat semua cerita tertulis dan bermuara di ujung dunia…

Kategori Puisi

id_IDIndonesian
id_IDIndonesian