fbpx
Tempat semua cerita tertulis dan bermuara di ujung dunia…

AuthorShakti Laksamana

Wedang bukan Gedang

W

Minum wedang jahe, menatap bulan dari jendela kamar.
gatel karena gigitan nyamuk gak berasa karena sudah pakai Sofell.
Hidup ini memang berat, tapi lebih berat lagi menopang yang hidup. Adult life is never easy.
*Srupp*
Kadang ingin berlari ke pantai, terus ke hutan.
cuma jarak pantai manggar ke hutan lindung sungai wain jauh sekali.
Pengen jadi anak indie tapi gak bisa nikmati kopi, gak bisa bedain mana robusta, mana arabica.
Tahunya cuma arabian night saja, dan tentunya mia Khalifa, padahal doski bukan orang arab.
Obat terbaik bagi depresi memang dengan menulis, makanya ada istilah writing is healing. Tapi gak pernah tahu bahwa mengetik dan menekan tuts keyboard bisa menyembuhkan.
Kadangkala ingin memaki, tapi seperti muncrat ke wajah sendiri. Karena itu saya memuji diri sendiri, tapi seperti berasa diMaki.
Ah… kenapa yah Sora Aoi lebih memilih suaminya ketimbang saya, padahal kami tidak pernah bertemu.

Ah sudahlah, lihat saja besok.
Bila saya mati ya berarti saya akan melanjutkan menulis status dari Limbo. Kalau saya masih hidup ya berarti saya akan menulis status dari kantor, numpang wifi hotel sekalian download game hentong.

Jembatan pelangi

J

rainbow-bridge

 

 

 

 

 

Di seberang surga terdapat tempat yang dinamakan “Rainbow bridge“.

Ketika hewan yang hidupnya dekat dengan manusia mati, mereka pergi ke rainbow bridge.
di sana ada padang rumput dan lapangan luas yang telah disediakan untuk sahabat spesial kita,
sehingga mereka bisa berlari dan bermain bersama-sama.
Di sana banyak makanan, air minum yang segar dan juga sorotan cahaya indah,
agar sahabat kita merasa hangat dan nyaman.

Semua hewan yang sakit dan tua akan kembali ke masa muda mereka.
Lemah akan kembali kuat dan Cacat akan kembali normal seperti yang selalu kita impikan dari hari ke hari.
Para hewan sangat bahagia, akan tetapi mereka merasa kekurangan sesuatu.
Mereka selalu merindukan manusia spesial untuk mereka yang telah mereka tinggalkan.

Mereka semua bermain dan berlari bersama,
sampai akhirnya tiba dimana mereka terdiam dan melihat jauh ke depan.
Mata mereka berbinar dengan lugu,
tubuh mereka bergetar karena sendu,
dan tiba-tiba mereka berlarian meninggalkan grup,
melewati rumput-rumput hijau,
perlahan-lahan semakin cepat.

“KAMU TELAH DI TEMUKAN”
dan ketika kamu dan sahabat spesialmu bertemu,
kalian tenggelam dalam kebahagian pertemuan kembali,
dan berjanji tidak akan pernah berpisah lagi.
Ciuman bahagia menghujani wajahmu,
tanganmu tak berhenti mengusap kepala sahabatmu,
dan sekali lagi kamu memandang dalam mata hewan peliharaanmu,
yang telah lama berpisah namun tak pernah hilang dari hatimu.

dan akhirnya kamu menyebrangi “rainbow bridge” bersama-sama.

Author : unknown.
Sumber : Di sini
Diterjemahkan oleh : [email protected]

 

Perlawanan Damai Pelacur Zaman

P

kupu-kupu-malam

Mereka melabrak matahari
Menembus malam hingga dini hari
Dengan dungunya emosi
Bersenjatakan tumpulnya belati
Tak pernah tahu akan arti

Berbusana tapi masih telanjang
Selendang keinginan memaksa mengerang
Dengan alasan mengejar sinar benderang
Namun sekalipun tak paham tentang cahaya terang
Mereka menjadi pelacur yang diterbangkan serupa layang-layang

Lenyap sudah dapur dan beranda
Rumah telah menjelma keranda busuk menganga
Dikejar tajamnya gigi srigala
Langkah yang dibelakang semua sia-sia
Dan bekas pijakannya mengejek riang gembira
Lalu apa?

Syarif waja bae
24 maret 2008, Surabaya

Tempat semua cerita tertulis dan bermuara di ujung dunia…

Kategori Puisi

id_IDIndonesian
id_IDIndonesian